POKERSKYPE.COM

SITUS JUDI ONLINE TERPERCAYA!!

TempatQQ

Inilah Kisah Sejarah Terpisahnya Pakistan Dari India

Inilah Kisah Sejarah Terpisahnya Pakistan Dari India

ASLIDOMINO – India dan Pakistan pernah dijajah Inggris selama puluhan tahun. Hingga akhirnya India merdeka pada Agustus 1947. Inggris melepaskan kendalinya atas India, kemudian India terpecah menjadi mayoritas Hindu dan Pakistan dengan mayoritas Islam. Dahulu Pakistan masih Pakistan Timur dan Pakistan Barat, kini Bangladesh.

Inilah Kisah Sejarah Terpisahnya Pakistan Dari India

Inilah Kisah Sejarah Terpisahnya Pakistan Dari India

Inilah Kisah Sejarah Terpisahnya Pakistan Dari India

Sejarah Terpisahnya Pakistan dari India

AGEN DOMINO – Setelah kemerdekaan, India dan Pakistan menjalin hubungan diplomatik. Namun terjadi pemisahan yang penuh kekerasan dan banyaknya klaim teritorial terus membayangi hubungan mereka.
1. Masalah Perebutan Wilayah Kashmir
DOMINO ONLINE – Kedua negara mengalami tiga pertempuran, salah satunya konflik Kashmir. Konflik ini menjadi titik pusat utama dari semua konflik. Ada juga Perang India-Pakistan 1971 dan Perang Pembebasan Bangladesh, yang mengakibatkan pemisahan diri Pakistan Timur (kini Bangladesh).
Wilayah Kashmir menjadi primadona di mata India dan Pakistan. Mengapa? Karena Kashmir adalah surga di Bumi. Wilayahnya di kelilingi kawasan pegunungan bersalju dan kerap dijadikan lokasi syuting film Bollywood. Warga India berbondong-bondong berlibur ke Kashmir saat puncak musim dingin.
2. Adanya Rasa Tidak Percaya Antara Pakistan dengan India
AGEN DOMINO TERPERCAYA – Pakistan merasa tak percaya dengan India yang kini makin berkembang. Pakistan merasa takut jika India menganggap (India itu sendiri) sebagai negara adidaya dan mendominasi negara tetangganya yang kecil. Karena masalah inilah, warga Pakistan menganggap India sebagai musuh, dan warga India menganggap Pakistan sebagai musuh.
Padahal banyak politisi India berharap bisa mencegah pemisahan Pakistan. Kemungkinan harapan ini masih ada.
3. Ada Upaya-Upaya Agar Pakistan dan India Kembali Akur
AGEN POKER – Banyak upaya untuk memperbaiki hubungan kedua negara ini, terutama KTT Simla, KTT Agra, dan KTT Lahore. Sejak awal 1980-an, hubungan kedua negara memburuk setelah Konflik Siachen, pemberontakan Kashmir pada tahun 1989, uji coba nuklir India dan Pakistan pada tahun 1998 dan Perang Kargil tahun 1999.
Beberapa langkah membangun kepercayaan, seperti perjanjian gencatan senjata 2003 dan layanan Bus dari Delhi menuju Lahore berhasil menurunkan ketegangan.
Namun, upaya-upaya ini terhambat oleh serangan teroris. Mereka melakukan serangan Parlemen India 2001, hampir membawa kedua negara ke jurang perang nuklir. Pengeboman Samjhauta Ekspres 2007, yang menewaskan 68 warga sipil (sebagian besar adalah orang Pakistan), juga merupakan titik krusial dalam hubungan kedua negara.
Selain itu, serangan Mumbai 2008 yang dilakukan oleh militan Pakistan, menjadi tamparan keras terhadap perundingan damai India-Pakistan yang sedang berlangsung – POKERSKYPE.COM
Hasil gambar untuk aslidomino

Hasil gambar untuk aslidomino

Hasil gambar untuk aslidomino

DIBACA JUGA : 

Inilah Beberapa Alasan Kenapa Kamu Harus Liburan Ke Turki
4. Sempat Ingin Memperbaiki Hubungan, Namun Gagal
AGEN BANDAR KIU – Sejak pemilihan pemerintah baru di India dan Pakistan pada awal tahun 2010, beberapa langkah diambil untuk memperbaiki hubungan keduanya. Salah satunya mengembangkan sebuah konsensus mengenai kesepakatan status Non-Discriminatory Market Access on Reciprocal Basis (NDMARB) satu sama lain, yang akan meliberalisasi perdagangan.
Meskipun begitu, hubungan antara kedua negara masih tetap dingin. Malah terulang kembali aksi terorisme.
Menurut World Service Poll BBC 2014, 17 persen warga India memandang pengaruh Pakistan secara positif, dan 49 persen memandang negatif. Sementara 21 persen orang Pakistan memandang pengaruh India secara positif, dan 58 persen memandang negatif.
Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

POKERSKYPE.COM © 2018 Frontier Theme